Awalnya, aku sedang tidak memiliki pekerjaan apa-apa. Aku dilanda
suatu musibah kebosanan karena tak ada yang bisa dilakukan dan lelah untuk
menunggu. Akhirnya sesuatu menarik perhatianku dan membuat aku dapat melakukan
sesuatu. Yaitu memperhatikan seorang necis
di seberang sana yang sepertinya sedang berjalan ke arah halte ini. Pakainnya rapih.
Kemeja putih polos dan berjas hitam. Dasinya biru. Rambutnya berkilauan,
disisir menjadi terbelah dua. Belahan yang mengarah ke kanan lebih besar
daripada yang satunya lagi. Mungkin gambaran tersebut...
Senin, 18 Mei 2015
Minggu, 10 Mei 2015
10
Mei
Saat waktu berjalan mundur, Hikmat pun
mengikutinya. Ia menapaki jejak demi jejak kakinya untuk mencari batu akik
milik pacarnya yang terjatuh. Ia menyesali kenapa dia bisa begitu ceroboh,
padahal batu tersebut merupakan batu pemberian ayah Hikmat yang telah meninggal
dunia. Rani, pacarnya Hikmat, memang disayangi ayah Hikmat karena ketulusannya
dalam mencintai Hikmat, anak semata wayangnya. Rani selalu mengerti kondisi
Hikmat, bagaimana pun keadaannya.
Suatu waktu, “Mat, tadi aku ketemu sama Ayah
di pasar. Dia menitipkan ini buatmu.” Rani...
Posted on Minggu, Mei 10, 2015 by Unknown
Minggu, 03 Mei 2015
03
Mei
Asep kembali membuat dirinya menangis, seperti biasa, saat mengupas bawang. Ditemani adik perempuannya, Irma, ia tak pernah merasa sedih dengan kondisi keluarganya yang cukup memprihatinkan. Dalam hatinya Asep menangis. Ia pernah bilang pada dirinya sendiri bahwa ia lebih rapuh daripada tangkai-tangkai tanaman padi.
“Asep, mamah mana? Kok mamah tidak datang juga ke dapur,” sela adiknya pada lamunan Asep.
“Asep tidak tahu, Irma. Coba Irma lihat, barangkali mamah sudah ada di kamar.”
Asep kembali melanjutkan lamunannya. Tiba-tiba...
Posted on Minggu, Mei 03, 2015 by Unknown
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamu Pengunjung ke
Posting Paling Bernyawa
-
Beliau adalah sosok ulama kharismatik yang lahir di Tasikmalaya, 25 Desember 1933. Perjuangannya dalam dakwah Islam sungguh tidak bisa...
-
Hawa dingin segera menusuk rongga-rongga tulangku. Segera pandangan mata ini menangkap view indah sebuah danau putih kehijauan. Bers...
-
I’d catch a grenade for ya Throw my hand on a blade for ya I’d jump in front of a train for ya You know I’d do anyt...
-
Malam yang begitu indah Cahaya dunia terpancar dalam eloknya siaran layar kaca Ku biarkan mereka berbicara dalam dunianya yang kubisuk...
-
Kyai di pondok saya dulu, Allah yarham K.H. Irfan Hielmy pernah berpesan, "Anak-anakku, tetaplah berpijak di atas bumi meski tanga...
Transfer Bahasa
Arsip
Merek
Join Me
Tweet Me
Copyright © 2013 Senyawa Terbang. Diberdayakan oleh Blogger.