Laju angin disertai hujan nampak enggan berhenti sore ini. Peluhku memuncak merasakan kedinginan yang menancap dalam di pori-pori kulitku. Beberapa orang kulihat berlari berpayung sambil berseri di trotoar jalan tepat beberapa meter di depan tempat aku sedang berteduh. Berlalu lalang di depanku, terkadang menyeberangi jalan untuk kembali lagi....
Jumat, 07 Maret 2014
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamu Pengunjung ke
Posting Paling Bernyawa
-
Beliau adalah sosok ulama kharismatik yang lahir di Tasikmalaya, 25 Desember 1933. Perjuangannya dalam dakwah Islam sungguh tidak bisa...
-
Hawa dingin segera menusuk rongga-rongga tulangku. Segera pandangan mata ini menangkap view indah sebuah danau putih kehijauan. Bers...
-
I’d catch a grenade for ya Throw my hand on a blade for ya I’d jump in front of a train for ya You know I’d do anyt...
-
Malam yang begitu indah Cahaya dunia terpancar dalam eloknya siaran layar kaca Ku biarkan mereka berbicara dalam dunianya yang kubisuk...
-
Kyai di pondok saya dulu, Allah yarham K.H. Irfan Hielmy pernah berpesan, "Anak-anakku, tetaplah berpijak di atas bumi meski tanga...
Transfer Bahasa
Arsip
Merek
Join Me
Tweet Me
Copyright © 2013 Senyawa Terbang. Diberdayakan oleh Blogger.